Share it

Kamis, 27 Januari 2011

Psikologi Perkembangan : Tahap-tahap perkembangan menurut Hurlock


Elisabeth B. Hurlock (1978)dalam bukunya Development psychology, memaparkan tahapan perkembangan sebagai berikut :
  1. Prenatal (sebelum lahir) atau pralahir
Dimulai dari masa konsepsi sampai usia 9 bulan dalam kandungan ibu.
  1. Masa Natal
Tahap ini meliputi:
  1. Infancy atau neonates (dari lahir sampai 14 hari)
Merupakan fase penyesuaian terhadap lingkungan. Pada masa ini bayi mengalami masa tenang dan tidak banyak terjadi perubahan.
  1. Masa bayi ( antara 2 minggu – 2 tahun )
Pada fase ini bayi tidak berdaya dan sangat tergantung pada lingkungan. Lama kelamaan bayi mulai berusaha melepaska diri dan mulai belajar berdiri sendiri. Hal ini dimungkinkan karena tubuhnya semakin kuat dan dapat menguasai gerakan-gerakan ototnya, misalnya : jalan sendiri, bicara, makan dan bermain.
  1. Masa anak ( 2-10/11 tahun )
Anak masih immature. Tanda-tanda : usaha menyesuaikan diri dengan lingkungan, sehingga anak merasa bahwa dirinya merupaka bagian dari lingkungan. Penyesuaian social melalui pergaulan dan berbagai pertanyaan.
Strum und Drang, yaitu pada usia 3 tahun anak mengalami haus nama, segala hal ditanyakan dan diragukan.
  1. Masa remaja ( 11/12 – 20-21 tahun )
Masa remaja adalah masa peralihan atau masa transisi dari anak menuju dewasa.
Tahap ini meliputi :
  1. Praremaja ( 11/12 – 13/14 )
Merupakan fase yang pendek yaitu hanya 1 tahun. Perempuan mulai pada usia 11/12 – 12/13 tahun, sedangkan laki-laki 12/13 – 13/14 tahun. Fase ini sering juga disebut fase negative, yaitu fase yang sukar untuk anak dan orangtua. Perkembangan fungsi-fungsi tubuh dan seks juga terganggu.
  1. Remaja awal (13/14 – 17 tahun )
Terjadi perubahan fisik yang sangat cepat dan mencapai puncaknya. Terjadi juga ketidakseimbangan emosional dan ketidakstabilan dalam banyak hal. Mencari identitas diri dan hubungan social yang berubah.
  1. Remaja lanjut ( 17 – 20/21 )
Ingin selalu jadi pusat perhatian, ingin menonjolkan diri, idealis, mempunyai cita-cita tinggi, bersemangat dan mempunyai energy yang besar, ingin memantapkan identitas diri dan ingin mencapai ketidaktergantungan emosional.
  1. Dewasa
Tahap ini meliputi :
  1. Dewasa awal ( 21 – 40 tahun )
Penyesuaian terhadap pola-pola hidup baru, harapan mengembangkan nilai-nilai, sifat-sifat yang serba baru. Diharapkan menikah, mempunyai anak, mengurus keluarga, karier dan mencapai prestasi.
  1. Dewasa menengah ( 40 – 60 tahun )
Merupakan masa transisi, masa menyesuaikan kembali, masa equilibrium-disequilibrum. Masa yang ditakuti karena mendekati masa tua, wanita kehilangan kemampuan reproduksi.

3 komentar:

  1. ok...makasihh ya,,atas artikelnya..ini cukup membantu dalam pembuatan makalah saya...hehe

    BalasHapus
  2. saya mahasiswa dari Universitas Islam Indonesia
    Artikel yang menarik, bisa buat referensi ini ..
    terimakasih ya infonya :)

    BalasHapus
  3. yang menulis artikel ini siapa ya? saya mau buat daftar pustaka, jadi memerlukan nama penulis

    BalasHapus